Ketua DPRD Minta Dinas Kesehatan Lakukan Fogging

img

Madri Pani 

POSKOTAKALTIMNEWS.COM,TANJUNG REDEB– Usai sidak di RSUD dr Abdul Rivai, pada Senin (30/5), Ketua DPRD Berau Madri Pani meminta kepada Dinas Kesehatan (Dinkes) Berau, agar bisa melakukan fogging di beberapa lokasi yang dianggap rawan terjadi demam berdarah dangeu (DBD).

Madri mengatakan, dari hasil sidaknya kemarin, setidaknya puluhan orang terkena DBD dan dirawat di rumah sakit plat merah tersebut. hal ini tentu menjadi atensi khusus bagi dirinya. ia berharap agar Dinkes bisa bergerak cepat.

“RT maupun kepala puskesmas juga diharapkan bisa aktif melaporkan,” katanya. Rabu (1/6/22).

Ia mengatakan, dengan pencegahan melalui fogging minimal bisa mematikan jentik nyamuk yang bertahan di area tersebut. Selain itu kebersihan juga wajib dilakukan oleh ketua rt setempat, dengan mengajak warganya bekerja bakti.

“Itu penting, kebersihan perlu dijaga,” ungkapnya.

Politikus NasDem ini melanjutkan, jangan terlalu bergantung pada dinas terkait, karena usaha dari masyarakat juga diperlukan, guna mencegah penyebaran DBD di lingkungan tempat tinggalnya. Jangan sampai, kasus meledak, baru sibuk melakukan pencegahan.

“Inikan cuaca juga tidak menentu, genangan air juga banyak dimana-mana,” tuturnya.

Ia menjelaskan, infeksi virus dengue ini tidak mengindus antibodi yang bisa menahan tubuh dari serangan. Pada kebanyakan virus, infeksi akan mengindus antibodi yang bisa menahan tubuh terhadap serangan virus berikutnya. Tapi hal ini berbeda dengan virus dengue. Infeksi pertama (primary infection) malah mempermudah tubuh untuk mendapat serangan berikutnya (secondary infection). Begitu juga gejala yang diakibatkannya. Serangan berikutnya menimbulkan gejala yang lebih berat dan fatal.

“Jelas berbeda dengan Covid-19, itu bisa dideteksi, tapi DBD ini masih menjadi PR yang setiap tahun sulit untuk diatasi,” pungkasnya.(sep)